Tugas Softskill 1 Bagian B

Tugas Perekonomian Indonesia #

 

 

Novice Lebrie Sagilitany

1EB04

NPM: 25211246

SISTEM EKONOMI PASAR, LIBERALIS DAN CAMPURAN 

Pengertian Sistem dan Sistem Ekonomi

Istilah “sistem” berasal dari perkataan “systema” (bahasa Yunani), yang dapat diartikan sebagai: keseluruhan yang terdiri dari macam-macam bagian.

Definisi Sistem

Sistem tersusun dari seperangkat komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk mencapai semua tujuan dari keseluruhan sistem tersebut.

Sebuah sistem dapat digambarkan sebagai sebuah kumpulan dari komponen-komponen dimana beberapa dari komponen tersebut saling berhubungan secara tetap dalam jangka waktu tertentu.

Ciri dari sebuah sistem

Setiap sistem tidak hanya sekedar kumpulan berbagai bagian, unsur atau komponen, melainkan merupakan satu kebulatan yang utuh dan padu.

Setiap sistem melakukan kegiatan atau proses mengubah masukan menjadi keluaran.

5 Unsur dari Sistem

  • elemen sistem,
  • fungsi elemen,
  • hubungan antar elemen,
  • pranata (institusi) ,
  • tujuan sistem .

Pengertian sistem ekonomi

mencakup seluruh proses dan kegiatan masyarakat dalam usaha memenuhi kebutuhan hidup atau mencapai kemakmuran.

Elemen-elemen dalam Sistem Ekonomi

Unit-unit ekonomi seperti: rumah tangga, perusahaan, serikat buruh, instansi pemerintah dan lembaga-lembaga lain yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi.

Pelaku-pelaku ekonomi seperti: konsumen, produsen, buruh, invstor dan pejabat-pejabat yang terkait.

Lingkungan Sumber Daya Alam (SDA) Dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Kapital (SDK), Sumber Daya Teknologi (SDT).

Fungsi Elemen Sistem Ekonomi

fungsi-fungsi yang harus dijalankan selama berlangsungnya proses kegiatan ekonomi, seperti:

  1. fungsi-fungsi produksi,
  2. konsumsi, distribusi,
  3. investasi,
  4. regulasi.

      Hasil dari kegiatan ekonomi sangat tergantung bagaimana elemen-elemen sistem ekonomi tersebut menjalankann fungsinya.

Hubungan antar Elemen Sistem Ekonomi

Unit-unit ekonomi, pelaku-pekaku ekonomi, SDA dan SDM saling berhubungan satu sama lain dalam suatu pola hubungan tertentu, sehingga menimbulkan proses kegiatan ekonomi.

Proses kegiatan ekonomi bisa berlangsung secara efisien, tidak efisien atau produktif, kurang produktif, karena perbedaan dalam menjalankan fungsi elemen dan pola hubungan elemen.

Pranata (Institusi) Ekonomi

Mekanisme yang mengendalikan proses kegiatan ekonomi itu disebut pranata (institusi) ekonomi yang terdiri dari :

Norma hidup, seperti norma agama, adat-istiadat, tradisi, etika profesi.

Peraturan hidup, seperti konstitusi (UUD), undang-undang, peraturan pemerintah (PP), Peraturan Darah (Perda), Keputusan Presiden (Keppres), Surat Keputusan/ Surat Edaran Pejabat Resmi, Perjanjian-perjanjian Bilateral/ Internasional.

Paham Hidup, seperti pandangan hidup, cara hidup, ideologi.

Tujuan Sistem Ekonomi

Tujuan sistem ekonomi suatu negara pada umumnya meliputi empat tugas pokok:

  1. Menentukan apa, berapa banyak dan bagaimana produk-produk dan jasa-jasa yang dibutuhkan akan dihasilkan.
  2. Mengalokasikan produk nasional bruto (PNB) untuk konsumsi rumah tangga, konsumsi masyarakat, penggantian stok modal, investasi.
  3. Mendistribusikan pendapatan nasional (PN), diantara anggota masyarakat : sebagai upah/ gaji, keuntungan perusahaan, bunga dan sewa.
  4. Memelihara dan meningkatkann hubungan ekonomi dengan luar negeri.

Sistem Ekonomi Pasar/Kapitalis

Sistem ekonomi pasar sesuai dengan ajaran yang dikemukakan Adam Smith (1723-1790) dalam bukunya yang terkenal “An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations

Dalam bukunya, Adam Smith menganjurkan agar kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Masyarakat menentukan jenis kegiatan apa yang akan dilakukan untuk mencapai kemakmuran. Jika setiap individu makmur, maka negara pun akan makmur

Definisi Sistem Ekonomi Pasar:

Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi dimana kegiatan – kegiatan produksi, konsumsi dan distribusi dilakukan oleh pihak swasta.

Ciri – ciri Sistem Ekonomi Pasar :

  • Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat
  • Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi
  • Masyarakat terbagi atas dua golongan, yaitu golongan pemberi kerja dan golongan penerima gaji (buruh)
  • Timbul persaingan dalam masyarakat
  • Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan pasar
  • Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi
  • Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu
  • Individu bebas memilih pekerjaan/ usaha yang dipandang baik bagi dirinya.
  • Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
  • Pasar berfungsi memberikan “signal” kepda produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga.
  • Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin. “The Invisible Hand” yang    mengatur perekonomian menjadi efisien.
  • Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus, yang selalu mengejar kepentingan (keuntungan) sendiri.
  • Paham individualisme didasarkan materialisme, warisan zaman Yunani Kuno (disebut hedonisme).

Kelebihan sistem ekonomi pasar :

  • Menumbuhkn inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
  • Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produksi
  • Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat
  • Menghasilkan barang – barang bermutu tinggi, karena barang yang kurang bermutu tidak akan laku dipasar
  • Efisiensi dan efektifitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motivasi mencari keuntungan
  • Pengawasan politik dan sosial minimal, karena tenaga waktu dan biaya yang diperlukan lebih kecil.

Keburukan sistem ekonomi pasar :

  • Sulit menentukan pemerataan pendapat
  • Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang kaya semakin bertambah, yang miskin cenderung tetap miskin
  • Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat
  • Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu
  • Sistem harga gagal mengalokasikan sumber-sumber secara efisien, karena adanya faktor-faktor eksternalitas (tidak memperhitungkan yang menekan upah buruh dan lain-lain).

 Kapitalistik di Indonesia :

  • Penghapusan berbagai subsidi pemerintah pada komoditas strategis (bbm, listrik dsb) secara bertahap dan diserahkannya ke mekanisme pasar membuat harga-harga meningkat
  • Nilai kurs diambangkan secara bebas (floating rate) sesuai dengan LOI dengan IMF (dikembalikan pada mekanisme pasar)
  • Privatisasi BUMN yang membuat sektor kepemilikan umum (migas, tambang, kehutanan) dikuasai oleh swasta
  • Bobroknya lembaga keuangan dan masuknya Indonesia ke dalam jerat utang (Liberalisasi pasar berbasis bunga dan privatisasi bank- bank pemerintah)

Sistem Ekonomi Liberal/Komando/Terpusat/Sosialis

Siistem ini muncul sebagai akibat dari ketidakpuasan atas berbagai kelemahan sistem ekonomi pasar. Dalam keadaan tertentu sistem ekonomi pasar malah menimbulkan berbagai keburukan sehingga diperlukan campur tangan pihak lain dalam hal ini pemerintah. Sistem ekonomi ini pertama kali dicetuskan oleh Karl Marx. 

 Ciri – ciri sistem ekonomi liberalis :

  • Masyarakat dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial, sedang individu-individu fiksi belaka.
  • Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem sosialis.
  • Pemerintah bertindak aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga tahap pengawasan. 
  • Jenis-jenis pekerjaan dan pembagian kerjanya diatur oleh pemerntah.
  • Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh negara. 

Kebaikan sistem ekonomi liberalis :

  • Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian.
  • Pemerintah dapat menentukan jenis-jenis industry atau produksi.
  • Pemerintah dapat mengatur distribusi barang-barang produksi.
  • Pemerintah mudah melaksanakan pengendalian dan pengawasan harga.

Keburukan sistem ekonomi liberalis 

  • Hak milik seseorang tidak ada kecuali barang-barang yang sudah dibagikan.
  • Potensi, inisiatif dan daya kreasi warga tidak dapat berkembang karena terbelenggu oleh kebijakan pemerintah.
  • Pada kenyataannya pemerintah sulit menghitung semua kebutuhan masyarakat dan besarnya biaya dari kegiatan-kegiatan produksi secara kompleks karena masalah-masalah ekonomi sangat kompleks.
  • Teori pertentangan kelas tidak berlaku umum
  • Tidak ada kebebasan memilih pekerjaan (Maka kreativitas masyarakat tehambat, produktivitas menurun, produksi dan perekonomian akan mandeg).
  • Tidak ada insentive untuk kerja keras (Maka tidak ada dorongan untuk bekerja lebih baik, prestasi dan produksi menurun, ekonomi mundur).
  • Tidak menjelaskan bagaimana mekanisme ekonomi ( Karl Marx hanya mengkritik keburukan kapitalisme, tapi tidak menjelaskann mekanisme yang mengalokasikan sumber daya di bawah sosialisme. 

Sistem Ekonomi Campuran

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran :

  • Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan oleh swasta
  • Transaksi ekonomi terjadi di pasar,dan ada campur tangan pemerintah
  • Ada persaingan serta masih ada control dari pemerintah
  • Kedua sektor ekonomi hidup berdampingan
  • Kedua sektor ekonomi hidup berdampingan
  • Interaksi ekonomi terjadi di pasar
  • Persaingan dalam sistem campuran diperbolehkan
  • Adanya  Campur Tangan Pemerintah 
  • Alasan perlunya campur tangan pemerintah:
  1. Mencegah perusahaan-perusahaan besar turut mempengaruhi ke    bijaksanaan politik dan ekonomi
  2. Mencegah organisasi buruh (gabungan) menekan pengusaha dalam menentukan harga barang

Kebaikan sistem ekonomi campuran :

  • Kebebasan berusaha
  • Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas
  • Lebih mememtingkan umum dari pada pribadi

Kelemahan sistem ekonomi campuran :

  • Beban pemerintah berat dari pada beban swasta
  • Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan
  • Sulit menentukan batas ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta
  • “Sistem ekonomi campuran banyak dianut oleh Negara berkembang”

Di Indonesia Peran dan Campur Tangan Pemerintah Indonesia didasarkan atas :

Amanat Konstitusi (pembukaan UUD 1945) : Pasal 33, 34, dan 27 ayat 2, menyelenggarakan kesejahteraan sosial seluruh rakyat memalui antara lain:

  • Penguasaan cabang-cabang produksi yang penting
  • Memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar 

Sumber:

http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=14&ved=0CEkQFjADOAo&url=http%3A%2F%2Fummpress.umm.ac.id%2Fuploads%2Ffiles%2FSistem%2520Ind.ppt&ei=izpyT6GmA8HIrQfSz-XsDQ&usg=AFQjCNFf_Wj707uNwZBoHJoNVYRRj_pg4w

http://www.scribd.com/doc/38236357/SISTEM-EKONOMI-PASAR

http://id.shvoong.com/business-management/2003973-sistem-ekonomi-terpusat-komando/#ixzz1qQLgMXt7

http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=14&ved=0CEkQFjADOAo&url=http%3A%2F%2Fummpress.umm.ac.id%2Fuploads%2Ffiles%2FSistem%2520Ind.ppt&ei=izpyT6GmA8HIrQfSz-XsDQ&usg=AFQjCNFf_Wj707uNwZBoHJoNVYRRj_pg4w

http://cafebelajar.com/definisi-sistem-ekonomi-campuran.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s