Sampingan
0

TUGAS TEORI EKONOMI 1

Novice Lebrie Sagilitany

SMAK-05

NPM : 25211246

Barang Normal

Barang normal adalah barang yang permintaannya bertambah ketika pendapatan lebih tinggi dan permintaannya berkurang ketika pendapatan lebih rendah.

Cara lain untuk mendefinisikan barang normal adalah dengan menghitung elastisitas pendapatan dari permintaan. Jika koefisien ini adalah positif dan lebih rendah dari 1 maka barang dianggap barang normal.

Contoh barang normal : tiket bioskop, makanan restoran, panggilan telepon, baju, dsb

Menurut saya barang normal tiap orang berbeda – beda tergantung dari kebiasaan orang tersebut membeli apa dan juga berapa gaji atau pendapatan yang diterima. Misalnya, saya hampir setiap bulan membeli satu buah baju menggunakan uang jajan yang saya miliki tiap bulannya. Pada suatu saat saya diberikan uang jajan lebih oleh orang tua (pendapatan meningkat) saya akan membeli lebih banyak baju bisa membeli dua atau tiga buah baju(permintaan meningkat). Dalam kasus ini baju merupakan barang normal.

    

Barang Komplementer 

Barang yang “sejalan” penurunan harga yang satu menyebabkan peningkatan dalam permintaan yang lain dan kenaikan harga menyebabkan penurunan dalam permintaan yang lain.

Contoh barang komplementer : kopi dengan gula, bensin dengan kendaraan, kompor dengan gas, tinta dengan pulpen dsb

Jika kita tidak memiliki salah satunya maka barang tersebut tidak bisa digunakan.

Faktor – faktor penyebab perubahan permintaan

1.Perubahan pendapatan konsumen

2.Perubahan harga barang pengganti

3.Perubahan harga barang komplemen

4.Perubahan cita rasa konsumen

Mengapa harga barang komplemen menjadi salah satu faktor penyebab perubahan permintaan?

Saya akan mencontohkan hubungan komplemen antara kompor minyak dengan minyak tanah sebagai bahan bakarnya. Untuk menggunakan minyak tanah diperlukan kompor minyak, sebaliknya kompor minyak tanpa adanya minyak tidak akan bisa nyala apinya atau tidak bisa digunakan. mengingat akan adanya hubungan yang komplementer tersebut dapat diramalkan bahwa meningkatnya harga minyak tanah akan menyebabkan berkurangnya permintaan akan kompor minyak. Sebaliknya apabila harga kompor lebih mahal dari sebelumnya, maka kurva permintaan akan minyak tanah mempunyai tendensi untuk bergeser ke kiri.

kurva permintaan minyak tanah

Equilibrium Price and Quantity 

(Effects of Supply and Demand Curve Shifts)

kenaikan kurva permintaan lebih besar dibandingkan penurunan kurva penawarannya. maka p(harga) dan q(jumlah/kuantitas) meningkat.

permintaan bertambah, penawaran berkurang :

1. Harga Equilibrium naik dapat dilihat dari dua titik yang terlihat di kurva. Kenaikan harga equilibrium ini dapat dipastikan mengingat bahwa baik bertambahnya permintaan maupun berkurangnya penawaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga ekuilibrium.(lihat kasus 1.1 dan 1.2)

2. Kuantitas Equilibrium perubahan tidak dapat dipastikan. Hal ini dikarenakan, disatu pihakbertambahnya permintaan bertendensi meningkatkan kuantitas equilibrium (lihat kasus 1.1) di lain pihak berkurangnya penawaran bertendensi menurunkan kualitas equilibrium(lihat kasus 1.2).

 

gambar 1.1

gambar 1.2

Referensi

Reksoprajitno, Soedijono (1993).Pengantar Ekonomi Mikro Perilaku Harga Pasar dan Konsumen.  Jakarta : Penerbit Gunadarma

http://books.google.co.id/books?id=2FLilN2fHusC&pg=PA64&lpg=PA64&dq=barang+komplementer&source=bl&ots=mP2ouJhY09&sig=uCHSsb218BJ2jM0k1mstt3VCq5U&hl=en&sa=X&ei=83p3ULDsJZHIrQft8ICIBA&redir_esc=y#v=onepage&q=barang%20komplementer&f=false

http://id.wikipedia.org/wiki/Barang_normal

http://www.investopedia.com/terms/n/normal-good.asp#ixzz292FBG7vk

kelasfapetc2010.files.wordpress.com/2011/03/3-teori-konsumsi.ppt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s